Untitled Document
Artikel
Sehatkah Anda Menjelang Puasa Ramadhan?
Dibaca 433 kali

01/06/2016 12:33

Tinggal beberapa minggu  lagi kita memasuki Puasa Ramadhan 1437 H. Suasana Ramadhan sudah semakin terasa saat kita memasuki supermarket atau pasar tradisional, pajangan kurma di supermarket dan juga flyer seputar Ramadhan juga mengingatkan kita semua bahwa sebentar lagi kita akan memasuki bulan suci Ramadhan. Harga-harga bahan pokok dan lauk pauk juga meningkat mengingat kebutuhan akan bahan makanan tersebut akan meningkat menjelang Ramadhan ini. Iklan-iklan di televisi yang mempromosikan produk agar tetap sehat selama Ramadhan juga bermunculan. Pasar tradisional dan supermarket ramai menjual baju-baju muslim baik untuk kaum adam, hawa maupun anak-anak.

Dalam 1 minggu terakhir ini pasien yang datang untuk berobat berharap penyakitnya bisa sembuh saat Ramadhan tiba. Sebagian dari mereka bahkan minta obat, agar lambungnya tetap kuat saat puasa nanti.

Memang sebaiknya kita melakukan check up apalagi yang memang sudah mempunyai masalah dengan kesehatannya. Pasien dengan penyakit kronis seperti penyakit kencing manis, darah tinggi, kadar kolesterol tinggi, kadar asam urat tinggi sebaiknya melakukan pemerikasaan laboratorium dan cek kesehatan. Untuk yang mempunyai masalah dengan asam lambung antara lain sakit maag atau GERD sebaiknya berobat dulu untuk mengontrol asam lambungnya. Semua upaya harus disiapkan agar kita tetap sehat. Walau kita juga harus yakin bahwa puasa Ramadhan membuat kita menjadi lebih sehat. \

Puasa merupakan kesempatan kepada kita untuk hidup lebih sehat. Umumnya jika tidak berpuasa kita  akan makan tiga kali sehari ditambah mengonsumsi camilan terutama dengan kalori tinggi, biasanya  camilan serta minuman berkalori ini kita konsumsi sepanjang hari. Bagi yang merokok mereka juga umumnya merokok sepanjang hari jika berpuasa. Pada saat puasa maka terjadi pengaturan makan, makan yang biasanya tiga kali digeser menjadi dua kali. Selama puasa pasti kita mengurangi camilan dan minuman berkalori karena kita berpuasa dan bagi yang merokok juga akan mengurangi menghisap rokoknya.

Sebelum kita berpuasa kita harus mempunyai motivasi yang kuat untuk dapat melaksanakan puasa dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai kita batal karena sakit. Berat badan kita harus turun terutama bagi yang memang sudah mengalami obesitas. Konsumsi rokok harus kita kurangi syukur-syukur komitmen untuk stop merokok selamanya. Kita  harus tetap beraktifitas dan tetap berolahraga walau kita berpuasa tentu disesuaikan dengan kondisi puasa kita. Islam juga sudah mengingatkan “Puasalah agar anda sehat”, harus menjadi motivasi tersendiri ketika kita berpuasa.  Disisi lain Islam sendiri juga memperbolehkan orang yang sakit untuk tidak puasa Ramadhan.

Saya coba untuk membuat sebagian list kelompok pasien yang tidak boleh puasa karena kondisi sakitnya. Puasa diperkirakan akan memperburuk kondisi sakitnya atau akan memperlama penyembuhan penyakitnya,

  • Pasien dalam perawatan rumah sakit dan dalam keadaan di infus baik infus cairan maupun makanan atau pasien yang sedang mendapat transfusi darah. 
  • Seseorang yang sedang dalam infeksi akut misal radang tenggorokan berat, demam tinggi, hepatitis akut atau diare akut. 
  • Seseorang dengan migren atau vertigo dimana kondisi sakitnya akan bertambah buruk jika pasien tersebut tidak makan atau minum obat. 
  • Pasien dengan gangguan pernafasan akut seperti asma akut, penyakit paru obstruksi kronis yang berat. 
  • Pasien jantung dengan gagal jantung. 
  • Pasien sakit maag yang sedang dalam keadaan akut misal muntah-muntah hebat dan nyeri hebat sampai keluar keringat dingin. 
  • Pasien kanker yang sedang dalam pengobatan atau belum diobati. 
  • Pasien dengan gangguan liver kronis lanjut. 
  • Pasien dengan gagal ginjal kronis yang sedang menjalani cuci darah atau peritoneal dialisis
  • Pasien kencing manis dimana gula darahnya belum terkontrol atau kalau pun terkontrol tetapi dengan kebutuhan insulin masih tinggi lebih dari 30 U per hari. 
  • Orang tua usia lanjut dengan  menderita pikun (Alzhaimer) 

Mudah-mudahan info ini menambah kekuatan buat kita agar  dapat mempersiapkan diri lebih baik dalam menyambut kedatangan Ramadhan, bulan pernah berkah. 

Marhaban ya  Ramadhan,

Salam sehat,

Dr.Ari F Syam (@dokterari) 


Sumber : http://www.kompasiana.com/doktorari/sehatkah-anda-menjelang-puasa-ramadhan_5739607cf07e611207631e81

Lainnya
Terlaris

Ayo Komentar
Komentar ( )